Review: Macau-Hongkong-Singapore

A wrap from my last trip…

MACAU

1. Penginapan

Di Macau kami menginap di Auguster’s Lodge yang beralamat di 24, Rua Do Dr. Pedro Jose Lobo, Floor 3J, Block 4, Edf. Kamloi, Macau. Lokasinya cukup strategis dekat dengan Senado Square dan St. Paul’s Ruins. Hostel ini terletak di salah satu gedung yang dari luar tampak kuno dan kurang terawat. Terletak di lantai 3, yang hanya bisa dicapai melalui tangga.

Hostel ini cukup kecil, hanya terdiri dari satu kamar private dan satu dorm berisi 2 bunk bed. Saat itu kami memesan kamar dorm dengan 2 bunk bed (kami berempat) dengan meja kecil diantaranya. Kamar mandi dan toilet ada di luar kamar dan hanya ada satu. Kamar dilengkapi AC dan kipas angin. Wifi tersedia gratis Continue reading

Advertisements

Day #6: IKEA!

Hari terakhir di Singapura…

Bangun pagi. Mandi lalu berkemas. Sarapan sekenyangnya (gratis), check out dan ambil deposit, 50 SGD. Titipkan barang bawaan pada penjaga hostel. Dan kami pun siap ke tujuan selanjutnya. IKEA!

Apa itu IKEA?

Ikea adalah toko furniture yang super lengkap. Segala macam peralatan dan perlengkapan rumah tangga ada disini. Konsep penjualannya cukup unik dan menarik sehingga mengundang banyak pengunjung, entah hanya sekedar melihat-lihat atau membeli. Yang pasti jika bosan dengan konsep toko furniture yang biasa, Ikea sayang untuk dilewatkan.

Untuk menuju Ikea sebenarnya ada banyak cara. Lengkapnya Continue reading

Day #5 part 2: (still) Walk Around the Singapore

…melanjutkan postingan sebelumnya

Merlion & Esplanade

Setelah makan siang di The Banquet, tujuan kami selanjutnya adalah ke Merlion Park dan Esplanade. Untuk ke sana, dari Vivo City Mall kita harus kembali ke stasiun MRT Harbour Front dan naik MRT menuju stasiun Raffless Place. Sebelumnya kita harus berganti jalur dulu di stasiun Outram Park. (lengkapnya silahkan cek peta MRT). Jangan lupa cek selalu saldo EZlink. Jika di rasa saldo mulai menipis, silahkan isi ulang terlebih dahulu.

Keluar dari Outram Park, kita harus berjalan agak jauh untuk dapat mencapai Merlion Park. Ikuti saja petunjuk arah, lewati terowongan di bawah jembatan, dan sampailah di Merlion Park. Merlion merupakan simbol Singapura. Berupa makhluk legenda berbadan ikan dan berkepala singa. Mengunjungi Singapura rasanya tidak lengkap jika tidak datang ke Merlion Park. Dari Merlion Park ini kita dapat menikmati Esplanade dari kejauhan. Singapore Flyer juga tampak jelas dari Merlion Park. Bagi yang hobi berfoto, tempat ini sangat cocok. Bagi pecinta kopi apalagi, sebab disini terdapat Starbucks. Sedangkan, Esplanade terletak tidak jauh dari sini. Kita cukup berjalan menyeberangi jembatan untuk menuju ke Esplanade. Continue reading

Day #5: Walk Around the Singapore

Hari kedua di Singapura…

Di hari kedua ini, kami berencana memutari Singapura. Tak perlu takut tersesat, Singapura adalah kota yang ramah untuk turis maupun backpackers. Semua jalan bertanda dan tertulis dengan jelas. Berbekal peta MRT dan catatan kecil, kami pun memulai perjalanan dari hostel menuju stasiun MRT terdekat, Farrer Park.

Sentosa Island

Siapapun yang pergi ke Singapura, pastinya tak akan melewatkan tempat rekreasi ini. Sentosa Island bisa disebut sebagai ‘Dufan’ nya Singapura. Berbagai macam wahana wisata terdapat di sana, mulai dari Pantai hingga pertunjukkan sinar laser (Songs of The Sea).

Untuk kesana, kami naik MRT dari stasiun Farrer Park ke Harbour Front. Dari Harbour Front tinggal ikuti petunjuk arah saja. Kita akan melewati Vivo City Mall, sebuah pusat perbelanjaan yang cukup terkemuka di Singapura. Kami sempat masuk ke outlet National Geographic. Keren memang, tapi harganya menguras kantong. So, kami pun langsung menuju lantai paling atas dimana pintu masuk ke Sentosa Island terletak. Dari Vivo City Mall, kita harus naik Sentosa Express (MRT menuju Sentosa Island). Di Sentosa Island terdapat 3 pemberhentian selain Sentosa Station yang terletak di dalam Vivo City Mall, yaitu Waterfront station, Imbiah Station, dan Beach Station.

Continue reading

Day #4 part 2: @Singapore

Melanjutkan postingan Macau-Hongkong-Singapore yang sempat terputus…

Arrived @Singapore

Setelah beberapa jam terbang dengan Jetstar, akhirnya kami mendarat di Changi. Setelah melewati pos imigrasi, kami sempat mencoba akses internet dan kursi pijat yang disediakan gratis untuk penumpang pesawat yang baru tiba. Lumayan untuk meregangkan sendi-sendi kaki selepas jalan kaki di Hongkong kemarin :P.

Di Singapura, akhirnya kami berpisah dengan dua teman kami yang beberapa hari kemarin menemani perjalanan di Macau dan Hongkong. Mereka hanya punya waktu beberapa jam untuk transit, sedangkan kami (saya dan istri) masih memiliki 2 hari tersisa untuk menikmati Singapura.

Goes to Hostel

Dari Changi, kami naik MRT menuju Empire hostel, tempat dimana saya dan istri akan menginap selama 2 malam ke depan. Tak sulit mencapai hostel ini. Cukup naik MRT dari Changi airport (ikuti petunjuk arah menuju stasiun MRT) menuju stasiun Ferrer Park. Dari Ferrer Park, cukup dengan berjalan kaki menuju Mustafa Centre. Empire hostel terletak 2 blok di belakang Mustafa Centre.

Di Mustafa Centre, akhirnya kami berpisah. Dua teman kami memanfaatkan waktu transit untuk memborong oleh-oleh di Mustafa Centre. Sedangkan kami berdua lanjut check in terlebih dahulu di hostel.

Continue reading

Day#4: Hongkong to Singapore

Di hari terakhir backpackeran di Hongkong ini, kami tidak sempat jalan kemana-mana kecuali ke Bandara. Yap, kami harus segera mengejar pesawat pagi ke Singapura. Dari Hongkong ke Singapura kami naik Jetstar Airways, salah satu maskapai penerbangan yang hampir sama dengan Air Asia. Jadwal keberangkatan kami adalah pukul 10.00 waktu Hongkong.

Pagi, selepas mandi dan sarapan seadanya kami segera mengejar waktu menuju Bandara. Tidak seperti saat di Kuala Lumpur dimana untuk menuju Bandara, akses transportasi cukup terjangkau dan murah. Di Hongkong, letak Bandara ternyata terpisah pulau dengan tempat kami menginap. Dan jelas kami harus mengambil akses transportasi tercepat dalam hal ini MTR. Awalnya kami ingin mencoba naik bus, akan tetapi kami buta jalur bus. Pilihan lain yang lebih nyaman, taksi. Tetapi mengingat waktu dan takut terjebak macet (selain harga yang mahal tentunya), akhirnya kami naik MTR. Dari hostel kami cukup berjalan kaki ke stasiun MTR terdekat, Tsim Sha Tsui. Dari situ kami naik MTR menuju Central (Hongkong). Nah ternyata harga tiket MTR Airport Express per orang yaitu 100 HKD! Jumlah yang cukup mahal untuk kantong backpackeran. Hampir putus asa, untungnya ternyata dengan membeli secara group (4 orang) jauh lebih murah, yaitu HKD 140/ 4 orang.  Singkat kata, kami pun menuju airport.


Tiba di Hongkong International Airport, masih tersisa cukup waktu untuk sekedar berjalan-jalan dan juga sarapan. Dengan sisa HKD yang cukup tipis, akhirnya kami dapat sarapan di 7 Eleven . Tak lama kami pun check in dan terbang menuju Singapura.

Merlion, here we come…!

………………………………………………………………………………………….

Notes & Tips:

  1. Sisakan HKD mu, minimal 100 HKD untuk Airport Express.
  2. Tak lelah saya ingatkan untuk selalu cek saldo Octopus Card.

2nd Journey: Macau-Hongkong-Singapore

Setelah sukses backpackeran ke KL tahun lalu, akhirnya tahun ini saya dan istri bisa backpackeran lagi. Tidak hanya berdua, tetapi berempat bareng teman kantor istri. Tujuan kali ini adalah Macau, Hongkong, dan Singapura. Tiga tempat dalam kurun waktu 6 hari.

Macau

Macau merupakan Las Vegas-nya Asia, sebab di setiap sisi Macau terdapat Kasino. Disini perjudian merupakan hal yang legal dan diatur sedemikian rupa sehingga menjadi surga para penjudi. Beberapa tempat yang menarik di Macau adalah Senado Square, St. Paul’s Ruin, Macau Tower, Grand Canal, Grand Lisboa, dan sebagainya. Kebudayaan Macau merupakan perpaduan kebudayaan China dan Portugis. Bahasa masyarakat setempat adalah bahasa China dan Portugis. Satu hal yang wajib disini adalah jangan lupa untuk menikmati lezatnya Egg Tart khas Macau.

Continue reading