3rd Journey: Hongkong & Macau Again!

Well, melakukan hal yang sama dua kali bukanlah ide yang buruk. Seperti yang kami lakukan beberapa waktu lalu. Yep, kami kembali backpackeran **jika bisa dibilang begitu..** ke Hong Kong dan Macau. Perjalanan ke tempat yang sama, dengan rasa berbeda.

Ehm..
What’s the different anyway?

#1 Hotel not Hostel

Entah bisa dibilang backpackeran atau tidak jika menginap di hotel, bukan di hostel. Yep, kami menginap di Imperial Hotel, salah satu hotel yang sangat well reccommended by location dan by price. Letaknya di Nathan Rd, Kowloon. FYI, letaknya hanya dipisahkan beberapa toko elektronik dari Chungking Mansion (tempat kami menginap dulu).

Imperial Hotel menjadi pilihan kami, mengalahkan Ibis Northpoint Hotel yang terletak di HK Island. Alasan kami tentu saja, lokasi yang strategis, dekat dengan Avenue of Stars dan stasiun MTR. Paling tidak tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk transport ke Avenue of Stars, Kowloon Park, Clock Tower, dll. Selain itu jika dilihat di web, luas kamar Imperial Hotel lebih besar dibandingkan dengan Ibis Northpoint Hotel. Boleh dong sekali-kali backpackeran tidur di ruangan yang lega🙂

#2 MTR + Taxi

Jika sebelumnya, transportasi utama kami hanya menggunakan MTR, kali ini kami juga sempat *terpaksa* menggunakan taksi. Alasan utama, karena capek dan kemalaman di jalan. Juga karena teman kami membawa serta anaknya, yang tentu saja kasihan jika disuruh jalan dan naik turun MTR terus. Anyway, taksi di Hongkong cukup ramah dan bersahabat, hanya tarifnya kadang bikin senyum dan kadang bikin bingung. Penasaran kenapa? Baca postingan saya selanjutnya…

#3 HK Disneyland

Akhirnya di perjalanan kedua ke Hongkong ini, kami bisa mengunjungi Hongkong Disneyland. Melunasi impian masa kecil bertemu dengan Donal Bebek dan kawan-kawan.

#4 Restaurant + 7 eleven

Urusan makan, kami pun melakukan kombinasi antara 7 eleven dan restoran. Pagi sarapan di 7 eleven, siang di resto Fast Food (McD atau KFC atau resto sejenis), malam di Chinese Restaurant. Intinya, minimal harus ada nasi dalam menu makanan. Seperti orang Indonesia lainnya, tak bisa disebut makan jika tanpa nasi.

#5 Peak Tram & Sky Terrace

Melihat Hongkong dari ketinggian tanpa halangan pandangan melalui Sky Terrace akhirnya bisa kami wujudkan di perjalanan kedua ini. Bagi yang takut ketinggian, disarankan jangan ke sini.

Peak Tram yang legendaris itu pun sempat kami coba. Perjalanan selama 15 menit lurus menuju The Peak dengan kemiringan 45′ menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

#6 Ladies Market, Mongkok

Belanja, belanja, dan belanja. Itulah kata yang tepat untuk Mongkok Ladies Market. Aneka kaos dan souvenir khas Hongkong ada di sini. Segala macam elektronik pun ada di sini. Bisa dibilang, Mongkok adalah surga belanja turis di Hongkong. Jangan ragu untuk menawar.

Kira-kira itulah nilai tambah yang kami dapat di perjalanan kedua ini. For more details, keep your eyes on my next post…

2 thoughts on “3rd Journey: Hongkong & Macau Again!

  1. dear esumpelo,

    Kelanjutan dari artikel ini msh belum ada ya? soalnya berguna banget buat inputan perjalanan saya juga🙂
    thanks

    • Terima kasih sebelumnya telah mampir ke blog ini…

      Kelanjutan artikel ini sudah saya rencanakan buat, namun kesibukan masih cukup banyak…so..telat deh😀

      Jika memang mendesak dan butuh info lebih lanjut mengenai sharing perjalanan saya, kiranya bisa email saya di kopibears at agmail dot com…

      Trims…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s