2nd Journey: Macau-Hongkong-Singapore

Setelah sukses backpackeran ke KL tahun lalu, akhirnya tahun ini saya dan istri bisa backpackeran lagi. Tidak hanya berdua, tetapi berempat bareng teman kantor istri. Tujuan kali ini adalah Macau, Hongkong, dan Singapura. Tiga tempat dalam kurun waktu 6 hari.

Macau

Macau merupakan Las Vegas-nya Asia, sebab di setiap sisi Macau terdapat Kasino. Disini perjudian merupakan hal yang legal dan diatur sedemikian rupa sehingga menjadi surga para penjudi. Beberapa tempat yang menarik di Macau adalah Senado Square, St. Paul’s Ruin, Macau Tower, Grand Canal, Grand Lisboa, dan sebagainya. Kebudayaan Macau merupakan perpaduan kebudayaan China dan Portugis. Bahasa masyarakat setempat adalah bahasa China dan Portugis. Satu hal yang wajib disini adalah jangan lupa untuk menikmati lezatnya Egg Tart khas Macau.

Dalam perjalanan kali ini, kami menggunakan penerbangan Viva Macau dari Jakarta. Untuk penginapan, Augusters Hostel menjadi pilihan. Dan tentu saja, semua akomodasi yang kami pilih merupakan akomodasi murah. Untuk mendapatkan harga yang paling murah, tentu saja jauh hari sebelumnya kita harus memesan kursi dan booking kamar. Selama di Macau, transportasi yang kami gunakan adalah bus dengan tarif yang cukup murah.

Kami hanya menghabiskan waktu 1 hari di Macau, sisanya dilanjutkan di Hongkong dan Singapura.

Hongkong

Hongkong terletak cukup dekat dari Macau. Kita hanya cukup menyeberang dengan menggunakan kapal Ferry selama kurang lebih satu jam.

Hongkong merupakan kota yang dinamis. Setiap sudut kota terlihat rapih dan bersih. Transportasi aman dan nyaman serta terpadu. Transportasi umum menggunakan bus, trem, dan MTR (jaringan kereta bawah tanah). Tempat yang terkenal di Hongkong antara lain: Avenue of Stars, Victoria Peak, Lantau Island, Disneyland, Maddame Tussauds Museum, dan lain sebagainya. Bahasa di Hongkong adalah bahasa China dan Inggris.

Di Hongkong, kami menghabiskan waktu sekitar 3 malam 2 hari. Kami menginap di daerah Tsim Sha Tsui, tepatnya di hostel yang terletak di Chungking Mansion, Kowloon New Hostel dan Mapple Leaf Hostel.

Setelah puas mengelilingi Hongkong dan menyeberang pulau ke pulau, dengan armada Jet Star, kami pun melanjutkan perjalanan ke Singapura.

Singapura

Selepas dari Hongkong, dua teman kami hanya transit di Singapura. Sedangkan saya dan istri melanjutkan perjalanan di Singapura. Selama di Singapura, kami menghabiskan waktu 3 hari 2 malam. Untuk penginapan, kami memilih Empire Guesthouse yang berada di kawasan yang strategis, Dekat dengan stasiun MRT, Mustafa Center, dan tempat makanan halal.

Di Singapura, banyak tempat yang menarik, misal: Orchard Road, Sentosa Island, Little India, IKEA, Merlion, Esplanade, dan lain sebagainya. Untuk bahasa, masyarakat Singapura memakai bahasa Inggris, China, dan Melayu. Jadi saya rasa tidaklah terlalu sulit jika berkomunikasi dengan warga Singapura.

Dan Air Asia pun menjadi pilihan dalam perjalanan pulang kembali ke Jakarta.

Info mendetail mengenai perjalanan Macau-Hongkong-Singapura tersebut dapat dibaca pada postingan berikutnya…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s